Tiap Senja

Tiap Senja seperti lagu Float
Tiap Senja, peri inspirasi kadang menghampiri
Tiap Senja, yang selalu teduh dan menenuduhkan

May 29

Hidup itu bukan etales di toko, tak usahlah pamer.
Malu harusnya manusia dipajang-pajang di etalase.
Untuk apa?


May 8

May 7

ONE DAY - MATISYAHU

sometimes I lay
under the moon
and thank God I’m breathing
then I pray
don’t take me soon
cause I am here for a reason
sometimes in my tears I drown
but I never let it get me down
so when negativity surrounds
I know some day it’ll all turn around
because
all my life I’ve been waiting for
I’ve been praying for
for the people to say
that we don’t wanna fight no more
there’ll be no more wars
and our children will play
one day x6
it’s not about
win or lose cause
we all lose
when they feed on the souls of the innocent
blood drenched pavement
keep on moving though the waters stay raging
in this maze you can lose your way (your way)
it might drive you crazy but don’t let it faze you no way (no way)
sometimes in my tears I drown
but I never let it get me down
so when negativity surrounds
I know some day it’ll all turn around
because
all my life I’ve been waiting for
I’ve been praying for
for the people to say
that we don’t wanna fight no more
there’ll be no more wars
and our children will play
one day x6
one day this all will change
treat people the same
stop with the violence
down with the hate
one day we’ll all be free
and proud to be
under the same sun
singing songs of freedom like
one day x4

all my life I’ve been waiting for

I’ve been praying for
for the people to say
that we don’t wanna fight no more
there’ll be no more wars
and our children will play
one day x6
ooooooooooooooooooohhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!!!


Feb 23
“Hikmahnya adalah belajar sabar, karena Tuhan tau saya ga sabaran.” *hikmah 10 hari

Jan 19

12 Hari

Kemarin, (18/1)

Redaktur: Kamu ngerti gak di desk energi?
Saya: (Jwb jujur) Enggak Pak, saya masih ngeraba2 banget krn apa yang diomongin data2nya banyak nyangkut yang dari tahun kemarin jadi saya gak ngerti.
Redaktur: Oh iya sih semestinya mah kamu di sini 2-3 bulan dulu baru ngerti.

Hari ini, (19/1)

Redaktur: Eh tulisanmu gak naik ya yang kemarin.
Saya: Oh iya Pak gak kenapa2 kok.
Redaktur: Kamu gak harus tiap liputan terus naik cetak kan tiap hari?
Saya: (Nyengir lebar) Wah enggak sama sekali kok Pak, saya mah yang penting belajar.

*Jadi sudah 12 hari menjadi wartawan (magang) desk energi, di mana itu erat hubungannya sama batubara, minyak bumi, gas bumi, listrik, tambang di hulu, permasalahan di hilir, dan yang lagi ngetren adalah menyoal konversi BBM-BBG dan masalah pembatasan BBM bersubsidi (premium).

Seneng? Wah seneng banget karena nemu banyak hal baru yang selama ini gak pernah kepikiran di dalem otak. Dulu ga peduli banget lah PLN nambah daya berapa megawatt, yang penting listrik ga padam.

Merasa bego gak? Wah alhamdulillah merasa banget jadi aja mau tanya2 mulu ke semuanya yang lebih paham. Bodo amat juga dianggep bego sama orang lain, ya karena emang bego sama urusanan energi2an. Ya kali saya ngerti banget apa bedanya LPG sama CNG atau kapasitas daya di gardu induk PLN. Jujur itu ga ada di otak sama sekali.

Bangga tulisannya naik cetak? Wah saya lebih bangga ketemu Wamen ESDM, mantan dirut Pertamina, menteri ESDM, direktur operasional PLN Jawa-Bali, ibu2 dari Women in Nuclear yang langsung datang dari Jerman, Pri Agung, Kurtubi, bapak2 gaul sejagat dr IAGI.

Walaupun saya masih sangat meraba-raba akan apa yang mereka omongin dan saya sama sekali tak berambisi pengen naik cetak terus2an. Yang penting di lapangan itu saya ketemu orang2 pinter yang memperkaya saya dan ketika tiba di kantor tulisan langsung dibaca redaktur, diedit di depan muka jadi paham mana yang salah. Paham mana yang kurang.

Saya gak terlalu berambisi untuk naik cetak tiap hari tapi saya berambisi bisa mengalahkan keterbatasan otak mencerna seluk beluk energi dan sangat berambisi mengeruk ilmu dari para wartawan2 yang ada di lapangan dan tentu saja redaktur.


Page 1 of 44